Rabu, 12 November 2014




Kembali lagi lah MENULIS :) ;)



Wednesday, 12/11th/2014

Lagu itu masih saja menyenyakkan ku tapi suara kereta dari luar selalu saja mengganggu ketenanganku dan suara anak sekolah yang dekat dengan rumah juga setiap harinya menggemparkan dinding rumah ini, tangan ini pun mencari-cari hp yang biasanya dekat lutut dan ku lihat ternyata sudah pukul 06.35 pagi. Tangan ini selalu saja mencari-cari sesuatu lagi disetiap pagi nya yaitu buku yang tipis dan ku lihat buku saat teduh ‘spirit girl’ ada di sebelah kanan ku di atas buku lainnya. Badan ini pun ku bangkitkan dan aku terduduk sambil menggerak-gerakkan kepala, lalu kepala ini menunduk, berserah,...berserah lah jiwaku kepada Sang Pencipta, bersyukur dan memohon kepadaNya, dan jadilah padaku seperti yang Dia inginkan , berkati lah aku untuk memberkati dan bisa menjadi garam dan terang dunia kapan pun dan dimana pun aku berada, dan berdoa agar diberkati orang2 yang kusayangi dan juga segala ciptaanNya untuk memuliakan Dia selamanya, amin
Lampu kamar pun ku nyalakan, ku baca buku saat teduh dan firman Tuhan untuk hari ini adalah Pengkotbah 11 : 6 Taburkan lah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik”.
dari ayat itu saya artikan bahwa Tuhan memberikan kita berbagai hkmat, salah satunya agar kita menabur benih pagi-pagi, dan jangan memberi istirahat kepada tangan kita pada petang hari, karena kita tidak tahu apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik. Tuhan mau kita bekerja dengan giat mulai pagi sampai petang. Tuhan mau kita jadi pribadi yang rajin, semangat, tidak menunggu-nunggu semuanya baik dulu baru usaha.
Dan aku pun merenung dengan kebiasaan ku dan yang baru saja terjadi yaitu bangunnya lama, jadi malu sendiri,dan aku mulai lagi, mari jiwa ku berserah dan memohon untuk selalu diberkati dan diberi hikmat dan karunia untuk menjalani segala aktivitas dan memiliki pribadi yang aktif, rajin, tulus, peduli, penuh kasih dan bijaksana menjalani kehidupan sehari-hari, amin.
Kubangkitkan lagi tubuh ini lebih semangat lagi dan berhadapan dengan cermin, walau rambut berantakan tapi tetap keep smile buat kamu yang di dalam cermin ;). Ku ambil hp, hari ini saya dulu lah yang sms si abang, dan balasan nya pun membunyikan hp ku, bahagia x rasanya,..hari ini benar-benar cerah.
Dalam hati berkata “ Rindu.......”
Akhhh selalu lah teringat saat jumpa dan bersama dengan dia saat dia masih dimedan.
Ku gulung rambut ini dan ku bukakan pintu, eh..ternyata si melisa baru siap ngepel lantai, soalnya hari ini adalah tugas dia yang ngepel rumah. Ku lihat  notebook ku, ternyata tadi malam aku ketiduran, soal2 matematika buat kelas 2 SMA belum siap ku ketik, dan ku lihat si Romiana lagi santai, wesss sepertinya dia mau ngetik soal hehe.
“Omi yuhu,..lagi sibuk?”
“Nggak kok kak, napa kak?”
“Bantuin kakak ngetik dk,..tadi malam kakak ketiduran”
“Ini yang kakak tandai aja yang adek ketik ya, makasih sebelumnya dk, kakak mandi dulu ya supaya gak telat ngajanya soalnya masih ngeprint nya lagi kan..”
“Oh ok kak”
Dan aku pun bergegas mandi setelah itu kupakaikan baju biru dan rok sepan panjangnya selutut, ku bedaki wajah ini dengan bedah wardah soalnya bedak itu yang cocok ke wajah ku,ku oleskan vaseline ke kulit tangan dan kaki, dan saat ku oleskan lipstik ke bibirku tiba-tiba bapak pimpinan YP. Hansmora datang kerumah dan meminta ku untuk membantu bapak dan ibu itu mengisi membuat akun untuk didaftarkan ke dinas pendidikan melalui online. Saat itu masih pukul 08.15 dan saya ngajar ke sekolah Singapore Piaget Academy pukul 10.30, masih sempat kok, dan kami pun pergi ke rumah pimpinan. Ku nyalakan notebookku dan ku buka wabsitenya, ku daftrakan dan ku isi data-data sekolah, akhirnya selesai juga, jadi pukul 15.00 mereka udah bisa ke kantor dinas pendidikan dan melaporkannya. Saat itu pukul 09.15 dan saya harus ngeprint soal dan buru-buru pergi ke simpang durung menunggu angkot no 42 ke padang bulan, hati ini sudah mulai gelisah dan sampai ke citra garden pukul 10.33, saya udah telat terpaksa harus naik becak ke sekolah padahal jaraknya hanya 30 m, gpp eh..yang penting udah sampai ke sekolah.
Di kantor guru saya bertemu staff tata usaha yaitu Pak Parta. “ Cepat bu, udah telat..ini daftar absennya ya, Bu” “terimakasih, Pak” jawabku.
Dan saya pun berjalan terburu-buru ke lantai 3, masuk ke kelas rasanya adem banget karena AC, dan ku absen kan mereka satu persatu. Tiba-tiba si owen angkat tangan, “Mam,..why do you come late?” he said.
“ oh..i’m sorry, just now i had affairs and it must be finished in this morning, for the next i’ll not come late, thanks for your question, Owen”
“Well..last day we had finished all our topic from this book, i heard the examination will be held on last  november, so now we repeat the first topic by accomplish all the task. The first is about Linear Programming, is that right? Open the book, and i give 25 minutes to do that, do it well!”
‘Ok, Mam”
Setelah 22 menit saya pun meminta mereka mengerjakannya satu persatu ke depan sampai waktu menunjukkan pukul 11.25. waktunya hanya sebentar saja dan hari berikutnya akan dilanjut lagi dan sama-sama membahasnya. Dan kembali saya ke ruangan guru, disana saya jumpa Ibu Enta, guru kimia. Dia guru yang baik, ramah dan 3 tahun lebih tua dari saya tapi wajah  ibu itu tetap saja imut, dan bersyukur memiliki teman seperti dia, dikantor ibu itu sedang mengisi data-data siswa untuk ijazah kebetulan tulisan ibu itu cantik dan saat itu sambilan juga kami cerita-cerita tentang siswa dan sering juga bercanda-canda.
Pak Ali, guru matematika SD pun masuk ke ruang guru, dan kami semua menyalami bapak itu karena hari sabtu yang lalu ibu beliau meninggal dunia, kami pun berkumpul bersama staff tata usaha dan satu per satu memberi kata-kata hiburan dan semangat kepada bapak itu, beliau pun banyak cerita tentang kejadian saat itu, dan kami serius banget mendengar cerita beliau saat itu, pukul 12.05 kami pergi ke lantai 1 ke ruang makan. Itulah enaknya guru di sekolah Singapore Piaget Academy, setiap guru di beri kartu makan dan di isi Rp 500.000 hanya untuk makan, dan makanannya benar-benar bersih dan bergizi, guru memang harus di puding, harus disejahterahkan juga supaya semakin sehat dan lebih semangat dalam proses belajar-mengajar.
Biasanya setiap saya ngajar di sekolah ini, saya pasti bawa tupper ware, saya pesan makanannya dan kalau pulang ku sempatkan mengantarkan makanannya ke kos adik saya Lintong Situmorang, anak ke-5 dan saya anak ke-4, dia adalah adik kesayangan saya, dia orang nya rajin belajar dan juga bekerja keras bantuin orang tua saya ke ladang sewaktu dia masih SMA, dan saya sangat bangga dengannya karena akhirnya dia bisa mendapatkan jurusan yg pernah saya cita-citakan yaitu Teknik Sipil dan mendapatkan beasiswa bidikmisi, benar-benar terbantu x lah orang tua saya mengkuliahkan dia.  Dia orangnya penyayang, apalagi sama mama dan saya. Tiap saat nama dia selalu tersebut tiap kali berdoa. Dan dia sangat suka memakan masakan ku dan juga makanan yang ku bawa dari restoran sekolah. Hp pun berdering ternyata adek ku si lintong yang menelepon.
“Halo, Kak.. kakak nanti ke kos ku kan? Oia masih ada sisa beasiswa itu kak, nanti ambil dilemari ku kakak kirimkan dulu sama mama ya, soalnya aku gak sempat, ngapain di tahan-tahan di atm, mending di pake mama untuk modalnya, bisa kan kak ..kalau ada kakak bawa makanan buat aja di atas aqua, nanti ku makan..makasih ya kak “
“ Oh..Ok dek ku, semangat kuliah nya ya dek..”  dalam hati saya berbicara “ diberkati Tuhan lah kau selalu ya adekku”.
Pukul 13.00 ngajar lagi ke kelas 3 SMA, dan saat itu kami sudah mulai membahas soal-soal juga sampai pukul 13.55, lalu pulang dan ku sempatkan pergi ke ks adikku.
Uang itu pun kuambil dan ku tinggalkan makanan yang ku bawa dan ku lanjut perjalanan ku ke kos ku di pancing dan ku baca sms yang masuk ternyata si Banni, teman sekelasku dan si Ivan juga datang ke kos ku, Si banni minta di diskusi tentang proposal tugas akhirnya, si ivan minta di ajari fisika. Perjalanan ku ada 1 jam dan gak sempat lagi ke bank karena saat itu sudah pukul 15.45, dan sesampai di rumah ternyata ku lihat si ivan udah pulang dan si banni dan adik-adik lainnya ada di rumah, mereka bilang si ivan udah bosan menunggu, yaudah deh,..besok aja jadwal les dia di ganti, saya pun mau istirahat setelah diskusi proposal si banni.
Saat diskusi ternyata si banni belum observasi ke perusahaan jadi bab 1 dia belum bisa di lanjut jadi kami hanya membahasa teori-teori apa ja yanga akan di buat di bab 2, dan besok kami ke perpustakaan melihat contoh skripsi alumni tentang pendistribusian sekali temu kangen dengan teman-teman lainnya yang belum wisuda.
Si banni pun pulang dan aku juga ikut menemani dia sampai ke kos nya karena disana ada daun sirih, saya mau cuci mata dulu dengan daun sirih soalnya saya merasa sudah banyak abu masuk ke mata saya. Ada 9 helai daun sirih yang ku ambil dan saya pun pulang, jarak rumah kami hanya 15 meter.
Di dekat rumah saya belikan ikan dan sayur yang sudah masak dan sesampai di rumah saya makan sambil melihat adik-adik saya main kartu dan sebagian sambil jongkok karena kalah, pingin ikut tapi badan ini udah beraroma kan keringat dan lengeketan debu, ku ambil handuk ku dan ku lanjutkan memandikan tubuhku, segar sudah..damai rasanya. Dan seperti biasa nelpon mama sayang dulu, mendengarkan suara bapak dan mama adalah kedamaian besar dalam hidupku.
Notebook..mana notebook..aku mau menulis..:D
Tuhan Yesus memberkati kita



Mar(ia)untung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


============================================================================